FOTO - FOTO YUUK...!

Ini lakon seorang manusia perempuan bernama Sy, kita sebut saja demikian.
Umurnya 39, punya anak dua, keduanya anak perempuan. Yang pertama namanya Lia, kelas satu SMP, adiknya usia dua tahun.

Sebelas tahun menikah dengan (baru diketahui) preman kota kembang, orang-orang menggelarinya si Ucing Garong.
Sy, perempuan yang sangat tabah dan tawakal. Dia ikhlas-ikhlas saja menerima apapun yang digariskan Sang Pencipta kepadanya.

Demi kedua buah hati tercinta, dia berjualan kue-kue pisang dan brondong jagung, diantar ke warung-warung di kampung Margaluyu. Dinihari sudah bangun, membuat kue-kue pisang yang akan dijual, setelah subuh diantar ke warung-warung sambil menuntun anaknya.

Tak peduli hujan mengguyur, dia menyusuri gang demi gang, menitipkan dagangannya. Jika sedang bagus, dagangannya laku, dan ia dapat seribu-dua ribu rupiah untuk makan bersama kedua anaknya, menyisihkannya untuk sekolah.

Masalah datang ketika ayah anak-anaknya mulai bermasalah; ya main perempuan, main kasar bahkan suka berpraktek sebagai dukun santet.

Beberapa tahun ini dia ditampung di sebuah rumah yang tua (nyaris rubuh) milik keluarga teteh, di Cimahi.

Ketika matanya terbuka, ingin mengubah nasib menjadi lebih baik, intinya tak sudi lagi diperlakukan tidak manusiawi oleh si Ucing Garong (punten, kita sebut aja begitu) demi memperbaiki kehidupan anak-anak, maka dia memberanikan diri menyatakan untuk berpisah.

Apa yang terjadi adalah... nyaris saja tragedi, ini bukan kisah sinetron melainkan realita. Bukannya dikabulkan malah dia nyaris dicelakai.

Duuuh... bersimbah air mata dia pulang sambil menggendong anaknya.
Eeee, tahu-tahu itu si ucing... malah ngancam-ngancam segala.
"Awaaaasss... disantet siah!"

Dia ingin sekali menyelesaikan masalah ini, hubungan dengan lelaki itu agar pisah baik-baik, demikian keinginannya. Namun, lelaki itu tak pernah mau memahami, superegois... pendeknya, dasaaar kelakuan ucing garong tea!

Ketika Lia, anaknya ingin melanjutkan sekolah ke SMP, maka dicurahkan hatinya kepada teteh.
Aaaaah, teteh cuma bisa bantu sedikit... apalah artinya...
Jadi, kusambungkan ke kang Fajar dari portalinfak. Ada dibantu untuk uang sekolah, hanya masih berutang ke sekolahnya sejumlah satu juta. Boleh dicicil, katanya... dan itulah yang dilakukannya...

Masalahnya, bagaimana dia akan mencicil bila untuk makan sehari-hari saja, acapkali minta dukungan dari orang-orang yang peduli...

Melalui tulisan ini, teteh menghimbau kepada saudari-saudariku... adakah yang peduli?

Semoga kepedulian Anda menjadi berkah dan jalan surga.
Sumbangan dapat disalurkan ke rekening BNI Cimahi 0097572099
Mohon di sms jika sudah transfer ke hp; 08128971410


wassalam;
terimakasih atas nama ibu dan dua anak yang malang
teteh pipiet senja



esi en anak.JPG
 5 Comments 


pipietsenja wrote on Aug 13, '07
anak yang dipangku oleh emakku itu bukan anaknya, tapi itu mah cucuku...maaf yah cuma ini fotonya yang ada...
orinkeren wrote on Aug 13, '07
teteh...s ehat??? coba bantu ke link bantuan hukum teh, biar selesai salah satu maslahnya..... (ayo teeeeeeeet cepet lulus, inget ya 3,5 tahun gak pake keliling. lulus teeeeeeeeeng masuk pengadilan berantas para mafia peradilan tet! horas!
peduli wrote on Aug 13, '07
Saya sebarkan tulisan ini ya teh, semoga nanti banyak yg membantu, amiin...
fireman0410syah wrote on Aug 13, '07
aduh...dudududuuuuhhh...
n4yl4 wrote on Dec 19, '07
teteh ada no rumah teh? Kalo telp ke hp....repot euy. Masalahnya nayla ga punya Hp, cuman mengandalkan fasilitas wartel :)
pipietsenja wrote on Dec 19, '07
ini nontelponrumahnya; 022 6652268
mohon difwd yahtulisan ini pliiiiissss

sampai hari ini masih sedikit sekali yang mau peduli
putrisunda wrote on Mar 3
Ya Alloh..teteh di mana ieu bumina teteh?
ratnajanuarita wrote on May 29
ini nontelponrumahnya; 022 6652268
mohon difwd yahtulisan ini pliiiiissss

sampai hari ini masih sedikit sekali yang mau peduli
geuning di bandung nya teh ... ieu mah daerah cimahi upami teu lepat mah nya? kenging abdi ameng teh?
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help